The story is begin!

Kok bisa sih kita nikah? ya.. karena TAKDIR! haha..

“Gak nyangka!”, mungkin itu kata-kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang kita rasakan sekarang, karena yang awalnya gak saling kenal, lalu menjadi sahabat, dan tiba-tiba akan menjadi belahan jiwa satu sama lain seumur hidup nanti (aamiin). Kalau sudah menjadi episode terindah yang dikasih Allah SWT pada kami, ya.. mana mungkin kami tolak, right? hehe.. :D

Kalau dirunut kisah kenapa kami bisa kenal dan akhirnya (insyaAllah) menikah, begini ceritanya kawans:

Awal bertemunya kita, adalah ketika menjadi Pembina Keluarga Remaja Islam (Karisma ITB), tapi hanya kenal saja tidak lebih. Selama beraktivitas di dalam organisasi, kita tidak saling kenal karena secara struktur amanahpun tidak ada jalur koordinasi langsung, istilah kerennya beda divisi gitu.

Lalu pertama kali kita kenal dan sms adalah ketika intan dan teman-teman seangkatan (Group F) diamanahi menjadi penanggung jawab acara ta’lim ifthar (buka shaum) di Karisma. Saat itu kami ingin memberi souvenir kepada kakak-kakak senior dengan memberikan semacam pembatas buku. Disanalah Intan diberitahu bisa meminta tolong ke Onnay untuk membuatkan desain pembatas buku, karena notabene mahir dalam desain (pitnah fisan ini). Awal pertemuan yang mungkin dianggap sepele, tapi mungkin inilah skenario Allah. Jika tidak ada pertemuan pertama kali ini, mungkin kita tidak akan saling kenal atau bahkan seperti sekarang.

Dua tahun berjalan biasa saja, hingga akhirnya kita dan salah satu sahabat menjadi sahabat dekat. Kita menjadi saling kenal ketika berteman ini, tapi mungkin hanya mengenal watak-watak yang biasa terlihat saat kami bertiga, tidak mendetail. Seiring dengan waktu, kamipun terkadang mengadakan kegiatan sosial rame-rame bareng temen-temen karisma lainnya. Tidak ada perasaan aneh-aneh selama kami sering bareng, semua masih normal senormal-normalnya.

Lambat laun, percakapan Onnay dengan keluarga yang sudah menjurus-jurus menikah. Akhirnya mendapat restu untuk menikah di awal tahun 2011 ini. Tapi masih belum tahu siapa pendampingnya (aneh ya, minta restu tapi belum tau siapa pasangannya haha..).
Lalu pertengahan 2011, datanglah Onnay yang (kurang) gagah mengajukan diri ke Intan. Lalu kamipun sama-sama istikharah, meminta keyakinan dari Allah SWT. Soalnya kita gak mau jalani hubungan yang gak sesuai dengan syariat agama yang kita anut.

Beberapa hari kemudian tak ada jawaban pasti dari Intan, tapi malah disuruh bertemu dengan orangtuanya langsung. “Biar papah aja yang jawab” gitu katanya. Selang beberapa hari pergilah Onnay mengunjungi papahnya Intan di Tasik ceritanya melamar secara informal, dengan bermodalkan nekad, niat, dan Bismillah (padahal deg-degannya minta ampun aarghh..). Dan Alhamdulillah.. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Allah menakdirkan kami “lanjut” ke proses selanjutnya. Dari sinilah, kita mulai tahu satu sama lain lebih dalam. Tak ada yang ditutup-tutupi, dengan dibantu salah satu sahabat kami. :)

Singkat kata, setelah semua berjalan. Lalu lamaran resmi oleh keluarga dilakukan tanggal 10 Juli 2011. Dan alhamdulillah, mematuhi perintah orangtua semua begitu dimudahkan bahkan dalam menentukan tanggal.

Semua seolah-olah sudah menjadi episode-episode yang olehNya. Semua terasa dimudahkanNya. Dari mulai awal proses sampai menentukan tanggal, KUA, persiapan akad dan walimah, sungguh begitu ces tereleng kalo kata orang sunda bilang hehe..

Subhanallah walhamdulillah, rasanya itu yang patut kita ucapkan selama proses ini berjalan. Rasa syukur itu membuat kita semakin ingin mendekatkan diri pada-Nya. Cukup ini saja sebenarnya kriteria pasangan yang kita butuhkan, merasa begitu besar karunia Allah dengan kehadirannya dan mampu membuat kita terus memperbaiki diri. Semoga bukan hanya saat ini saja tapi selamanya, sehingga tujuan pernikahan untuk membentuk rumah tangga dan generasi Rabbani terwujud. Aamiin ya Rabb..

Begitulah cerita perjalanan kami sampai akhirnya insyaAllah tanggal 17 September ini akan menggenapkan setengah Dien kami. Do’akan kami ya, agar semuanya barokah dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fi khair

dicopy dari undangan online kami: http://intan.nurroni.com

About Onnay Okheng

Hola, I'm Onnay. Also I'm Freelancer also SocialTechPreneur. Wordpress Themes and Plugins Developer, WordPress eCommerce Developer. Founder of Nesia, UKM Store. Let's Sharing and Dreaming.

3 responses to “The story is begin!

  1. sahabat emang selalu datang dengan cara yang nggak diduga :d

    salam kenal

  2. Ckckcckkc… curhat dimana2:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Add my facebook Follow me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 2.741 pengikut lainnya

Newsjid | Masjid Punya Berita

%d blogger menyukai ini: